Ticker

6/recent/ticker-posts

Bingung Apa Itu Chipset? Berikut Penjelasannya




Hello sobat, ketika ingin membeli sebuah perangkat elektronik seperti komputer ataupun smartphone, kita sering melihat yang namanya chipset pada spesifikasinya. Namun bagi sebagian orang istilah chipset sendiri masih terdengar asing dan sering salah dalam memaknainya. Lalu apa itu chipset? Apa fungsinya? Dan bagaimana cara  memilih chipset yang baik? Berikut penjelasan lengkapnya sobat.

Chipset merupakan komponen yang berperan penting pada perangkat elektronik. Komponen yang terdiri dari beberapa chip berukuran mikro ini, bertugas untuk mengatur lalu lintas data dan menentukan piranti apa yang harus bekerja.

Jika di komputer chipset hanya bertugas untuk mengontrol memori, CPU, GPU, dan suara. Namun, pada smartphone komponen ini mempunyai tugas yang lebih kompleks. Tugas tersebut termasuk mengontrol prosesor, pemrosesan grafis, memori, mengelola USB, manajemen baterai, sensor serta konektivitas jaringan.

Pada perangkat mobile, chipset lebih dikenal dengan istilah System on Chip (SoC). Namun, untuk memudahkan dalam penyebutannya maka SoC ditulis chipset saja. Komponen ini dibuat dari material silikon dan berukuran kecil serta tipis.

Chipset ini banyak macamnya, baik pada komputer maupun smartphone. Pada komputer sendiri, yaitu NVIDIA, AMD (ATI), VIA, SiS dan Intel. Sedangkan pada smartphone, yaitu MediaTek, Exynos, Snapdragon, Kirin, Bionic, dan lain-lain.

Bagaimana Cara Memilih Chipset?

Dalam memilih chipset, bukan perusahaan pengembangnya yang harus diperhatikan. Akan tetapi, beberapa hal seperti jumlah inti (core), kecepatan inti, arsitektur dan manufaktur yang digunakan.

Secara teori, semakin banyak jumlah inti, maka proses komputasinya lebih ringan karena proses komputasi bisa dibagi ke tiap-tiap inti. Misalnya seperti mengerjakan sebuah proyek yang besar. Agar proyek tersebut bisa cepat selesai, dalam pengerjaannya kita bisa mendelegasikan proyek besar tersebut ke dalam sebuah tim yang terdiri dari beberapa anggota. Sebuah inti kita analogikan seperti anggota dalam tim tersebut. Dengan cara seperti itu pekerjaannya lebih efektif dan bisa cepat selesai sobat.

Sedangkan kecepatan inti merupakan kecepatan yang dimiliki oleh masing-masing inti. Semakin tinggi nilai kecepatan yang digambarkan dalam GHz (Gigahertz), maka semakin cepat pula inti tersebut menyelesaikan setiap tugasnya. Misalnya kecepatan tersebut 2.0 GHz artinya inti tersebut mampu menjalankan 2 miliar siklus setiap detiknya.

Namun perlu diketahui, setiap inti prosesor itu tidak harus mempunyai kecepatan yang sama. Chipset yang memiliki banyak inti biasanya memiliki beberapa inti yang kecepatannya berbeda-beda. Kecepatan inti tersebut tidak harus selalu tinggi karena tidak semua proses pada smartphone membutuhkan kecepatan.

Jika semua proses komputasi hanya dikerjakan dengan inti prosesor yang berkecepatan tinggi, sedangkan ada banyak pekerjaan (aplikasi) tidak menuntut kecepatan setinggi itu. Hal ini menyebabkan kerjanya tidak efisien dan boros daya, serta akan membuat perangkat mudah panas.

Sebaliknya jika semua pekerjaan hanya diberikan pada prosesor yang berkecepatan rendah, maka beban pekerjaan yang terlampau besar seperti halnya bermain game tidak bisa dicapai dengan mudah dan menghasilkan frame rate yang rendah. Oleh karena itu, kecepatan inti tersebut berbeda-beda agar lebih efisien.

Cara Membaca Spesifikasi Chipset

Untuk memudahkan pemahaman, saya ambil contoh bagaimana cara membaca spesifikasi chipset Qualcomm Snapdragon 720G Octa-core (2x2.3 GHz Kryo 465 Gold & 6x1.8 GHz Kryo 465 Silver). Itu artinya chipset tersebut diproduksi oleh Qualcomm. Snapdragon 720G adalah jenis chipset tersebut. Octa-core berarti terdiri dari 8 inti yang terdiri dari dua jenis inti yang berbeda tipe, yaitu Kryo 465 Gold dan Kryo 465 Silver. Masing-masing mempunyai clock dengan kecepatan yang berbeda, yakni 2 inti dengan kecepatan 2.3 GHz dan 6 inti dengan kecepatan 1.8 GHz.

Itulah penjelasan mengenai apa itu chipset dan fungsinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu sobat sekalian dalam memilih spesifikasi chipset. Terima kasih.


Sumber : mojok.co